5 Bendungan Selesai Dibangun di Tahun 2026
Presiden Indonesia Prabowo Subianto, meresmikan 5 bendungan yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Bendungan ini bertujuan untuk mendukung dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Ke-5 bendungan ini memberikan manfaat layanan irigasi seluas 39.540 hektar yang ditunjang oleh total jaringan sepanjang 279,98 kilometer.
Bendungan adalah bengunan teknik sipil yang dibangun melintang di sungai atau lembah untuk menahan, mengatur, dan menyimpan air. Air yang ditampung di waduk kemudian dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti irigasi pertania dan pembangkit listrik.
Nah, apa saja bendungan dan dimana sajakah bendungan yang dibangun dengan investasi mencapai 9,79 triliun ini, berikut 5 daftar bendungan tersebut.
1. Bendungan Rukoh
Bendungan ini dibangun di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Bendungan ini berfungsi sebagai penyedia air irigasi, pengendali banjir, penyedia air baku serta pembangkit listrik. Memiliki kapasitas tampung waduk 128,65 juta dan energi dari PLTA 1,22 MW.
2. Bendungan Keureuto
Bendungan Keureuto merupakan salah satu bendungan terbesar di Provinsi Aceh yang dibangun di Kabupaten Aceh Utara. Bendungan ini membendung aliran Sungai Krueng Keureuto dan dirancang sebagai bendungan multifungsi untuk mendukung ketahanan pangan, pengendalian banjir, penyediaan air baku, serta pembangkitan listrik tenaga air.
Bendungan Jlantah merupakan bendungan multifungsi yang berada di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Bendungan ini dibangun untuk mendukung ketahanan air, meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi risiko banjir, menyediakan air baku, serta memiliki potensi pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan PLTS terapung.
4. Bendungan Sidan
Bendungan Sidan merupakan salah satu proyek bendungan strategis di Provinsi Bali yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Bendungan ini berada di wilayah tiga kabupaten, yaitu Badung, Bangli, dan Gianyar.
Bendungan adalah bengunan teknik sipil yang dibangun melintang di sungai atau lembah untuk menahan, mengatur, dan menyimpan air. Air yang ditampung di waduk kemudian dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti irigasi pertania dan pembangkit listrik.
Nah, apa saja bendungan dan dimana sajakah bendungan yang dibangun dengan investasi mencapai 9,79 triliun ini, berikut 5 daftar bendungan tersebut.
1. Bendungan Rukoh
| Gambar bendungan Rukoh |
Bendungan ini dibangun di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Bendungan ini berfungsi sebagai penyedia air irigasi, pengendali banjir, penyedia air baku serta pembangkit listrik. Memiliki kapasitas tampung waduk 128,65 juta dan energi dari PLTA 1,22 MW.
2. Bendungan Keureuto
| Gambar bendungan Keureuto |
Bendungan Keureuto merupakan salah satu bendungan terbesar di Provinsi Aceh yang dibangun di Kabupaten Aceh Utara. Bendungan ini membendung aliran Sungai Krueng Keureuto dan dirancang sebagai bendungan multifungsi untuk mendukung ketahanan pangan, pengendalian banjir, penyediaan air baku, serta pembangkitan listrik tenaga air.
Kapasitas tampung: sekitar 215,94 juta m³ dan Bendungan memiliki potensi PLTA berkapasitas sekitar 6,3 MW, yang dapat menambah pasokan energi terbarukan di wilayah Aceh.
3. Bendungan Jlantah
3. Bendungan Jlantah
| Gambar bendungan Jlantah |
Bendungan Jlantah merupakan bendungan multifungsi yang berada di Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Bendungan ini dibangun untuk mendukung ketahanan air, meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi risiko banjir, menyediakan air baku, serta memiliki potensi pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan PLTS terapung.
4. Bendungan Sidan
| Gambar bendungan Sidan |
Bendungan Sidan merupakan salah satu proyek bendungan strategis di Provinsi Bali yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Bendungan ini berada di wilayah tiga kabupaten, yaitu Badung, Bangli, dan Gianyar.
Bendungan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan air baku, mendukung konservasi sumber daya air, mengurangi risiko banjir, serta menghasilkan energi listrik dari pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTM). Kapasitas tampung: sekitar 3,82 juta m³ dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) dengan kapasitas sekitar 0,65 MW.
5. Bendungan Meninting
Bendungan Meninting merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bendungan Meninting mampu menyediakan air irigasi untuk sekitar 1.559 hektare lahan pertanian. Bendungan memiliki potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas sekitar 0,8 MW.
Dp.
5. Bendungan Meninting
| Gambar bendungan Meninting |
Bendungan Meninting merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bendungan Meninting mampu menyediakan air irigasi untuk sekitar 1.559 hektare lahan pertanian. Bendungan memiliki potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas sekitar 0,8 MW.
Dp.
Post a Comment for "5 Bendungan Selesai Dibangun di Tahun 2026"