Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal Pembangkit Listrik Tenaga Air Lebih Dekat

Bendungan pembangkit listrik tenaga air

Energi listrik dapat diperoleh dari berbagai pemanfaatan sumber daya alam, seperti angin, matahari dan air. Listrik sangat dibutuhkan terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari seperti untuk menghidupkan peralatan elektronik sampai kendaraan berbasis listrik.

Pembangkit Listrik Tanaga Air atau yang sering disingkat dan lebih familiar disingkat dengan PLTA. PLTA adalah salah satu pemanfaatan sumber daya alam air yang bertujuan untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik ini yang digunakan umat manusia untuk berbagai kebutuhan.

Pengertian PLTA

Pembangkit listrik tenaga air adalah pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan energi kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik, energi dari air akan memutar turbin dan kemudian menggerakkan generator yang mengubahnya menjadi energi listrik. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Kapasitas terpasang PLTA di Indonesia mencapai 6,7 GW atau sekitar 9% dari potensi yang ada di Indonesia.

Sejarah PLTA

Tenaga air telah digunakan sejak zaman kuno untuk menggiling gandum dan beberapa pekerjaan lainnya. Pada pertengahan 1770-an, insinyur Perancis Bernar Forest de Belldor mempublikasikan Architecture Hydraulique pada tahun 1878. Pembangkit listrik tenaga air pertama di dunia dikembangkan di Cragside, Northumberland, Inggris oleh William George Amstrong.

Sampai saat ini, PLTA digunakan dan dimanfaatkan hampir di seluruh dunia untuk memasok listrik untuk kebutuhan negaranya. Selain itu, pembangkit listrik tenaga air dikenal sebagai sumber energi listrik yang menggunakan air yang dikenal sebagai sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan (green energy).

Jenis PLTA

Sacara kapasitas terpasang PLTA dibagi 3 jenis yaitu PLTA, jika kapasitas terpasang 10 MW, PLTM jika kapasitas terpasang dibawah 10 MW dan PLTMH atau bersifat minihidro. Sedangkan berdasarkan cara kerjanya, PLTA dibagi 3 jenis, seperti yang akan dijelaskan dibawah ini:

1. PLTA jenis terusan air (waterway) adalah pusat listrik yang mempunyai tempat pengambilan air (intake) di hulu sungai dan mengalirkan air ke hilir melalui terusan air dengan kemiringan yang agak kecil. Tenaga listrik dibangkitkan dengan cara memanfaatkan tinggi terjun dan kemiringan sungai.

2. PLTA Jenis Bendungan (dam) adalah pembangkit listrik dengan bendungan yang melintang di sungai, pembuatan bendungan ini dimaksud untuk menaikkan permukaan air dibagian hulu sungai guna membangkitkan energi potensial yang lebih besar sebagai pembangkit listrik.

3. PLTA jenis terusan dan bendungan (kombinasi) adalah pusat listrik yang menggunakan gabungan dari dua jenis sebelumnya, jadi energi potensial yang diperoleh dari bendungan dan terusan.

Prinsip Kerja PLTA

Prinsip kerja pembangkit listrik tenaga air sebenarnya cukup sederhana, yaitu hanya memanfaatkan arus air atau air yang jatuh pada air terjun untuk memutar turbin kemudian memutar generator. Air terjun yang berada pada ketinggian tertentu senantiasa mengalirkan air dengan massa tertentu setiap menit. Seperti massa air yang berada pada suatu ketinggian memiliki energi potensial gravitasi, ketika massa air turun kebawah, energi potensialnya berkurang karena sebagian energi potensialnya dirubah menjadi energi kinetik.

Waterway PLTA

Sesuai dengan hukum kekekalan energi mekanik, semakin ke bawah energi kinetik semakin besar. Energi air yang cukup besar akan mengenai sudut - sudut turbbin yang telah dipasang didasar air terjun dan akan memutar poros turbin yang seporos dengan poros generator. Generator yang berputar akan menghasilkan energi listrik.

Keunggulan Pembangkit Listrik Tenaga Air

PLTA memiliki keunggulan dibanding dengan pembangkit listrik lainnya, seperti pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menggunakan batubara. Kapasitas daya keluaran dari PLTA relatif besar dibandingkan dengan pembangkit energi terbarukan lainya, seperti PLTS dan PLTB. PLTA pada umumnya memilik umur pemakain yang relatif panjang, yaitu 50 - tahun. 

Selain itu, yang paling utama adalah PLTA bebas emisi karbon yang tentu saja merupakan konstribusi yang berharga bagi lingkungan dan keberlangsungan kehidupan manusia di Bumi.

Dp.

Post a Comment for "Mengenal Pembangkit Listrik Tenaga Air Lebih Dekat"